jump to navigation

Selamat Natal Desember 26, 2008

Posted by anditoaja in Agama.
trackback

 jesus01

Met Natal ya bagi yang merayakannya. Merry Christmas. Aku juga mengakui bahwa Yesus atau Isa anak Maria adalah manusia suci, terjaga dari dosa, yang diwartakan Allah dalam Kitab Suci-Nya.

 

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)” (Surat Ali Imran : 45).

 

Quran menyebutnya Yesus keluar dari Kalam-Nya. Maka tidak salah bila dikatakan bahwa Yesus adalah Firman-Nya. Firman yang menjadi daging.

 

Aku meyakini bahwa turut senang dan gembira dalam merayakan kelahiran manusia suci adalah upaya kita untuk senantiasa menyucikan diri.

 

Salah dan berdosalah kita bila turut merayakan natal? Tidak mengapa. Mengucapkan dan merayakan tidak sama dengan meritualkan. Sebagaimana juga umat Kristiani mengucapkan Selamat Idul Fitri tanpa perlu salat Idul Fitri.

 

Bagi yang ogah merayakannya tapi juga memanfaatkan liburan Natal dan Tahun Baru 2009, selamat liburan juga. Berkat Natalnya Yesus, kalian bisa liburan panjang.

 

Bagi teman-teman yang selalu anti Kristen, aku mengajak mereka mengirimkan Surat Al Fatihah kepada Nabi Isa putra Maryam. Karena doa anda kepada setiap manusia akan menjadi berkat bagi diri kita sendiri. Apalagi ditujukan kepada manusia suci semacam Yesus. Sama halnya dengan yang anda perbuat tiap akhir salat. Anda selalu mengucapkan doa keselamatan kepada Muhammad dan keluarganya, sebagai Allah berkati dan selamatkan Nabi Ibrahim dan keluarganya.

 

“Peace on me the day I was born, and the day I die, and the day I am raised to life. Such is Isa, son of Mary,the Word of Truth about which they dispute (Qoran 19:33).

 

Komentar»

1. Dav - Desember 27, 2008

Saya salut pada anda mau memberikan pandangan yang sangat jernih, seperti anda ini tidak mudah dipengaruhi oleh kuasa lain (gelap), karena anda memiliki Roh: kepercayaan, kasih dan penguasaan diri… salam kenal.GBU

2. Mohammad Reza - Desember 30, 2008

Yang ini emang The Guru…

3. ihsan - Juni 26, 2009

maaf yesus bukan nabi isa. makanya baca alqur’an seluruhnya jg setengah2. dikala nabi isa dicari2 bangsa romawi untukdibunuh allah mengengkat nabi isa dan orang yang memberitahu letak nabi isa mukanya di rubah oleh allah seperti nabi isa. lalu orang itu disiksa oleh bangsa romawi dg disalib. itulah yang kalian anggap yesusnya kalian. dibaca ayat2 alqur’annya dan dibaca artinya. semuanya yah dari albaqoroh sampe qulhuwallah. baru anda paham.

4. suwarto - Agustus 13, 2009

emm… mau tanya… emang nabi isa lahir 25 desember….???

coba cari… saya yakin tidak akan ada ayat atau cerita yang akan memberikan buti bahwa tanggal 25 desember adalah kelahiran nabi isa…

saya kasih clue sedikit :
25 desember adalah musim salju dan domba

5. Ibeng - Desember 28, 2009

yeah..! aku gak ngerti,
kebanyakan ngedoa’in orang.
mendingan ngedoain dirisendiri,keluarga dan bangsa.
dengan mendoa’kan nabi Muhammad mengharap safaatnya,dan memohon kepada Allah mengharap restunya.

6. Tony - Desember 29, 2009

buat Ihsan: Memang bener ya Yesus tidak sama dengan Nabi Isa? Dari ayat-ayat yang ada di Quran memang tidak ada yang eksplisit mengatakan bahwa Isa itu sama dengan Yesus. Tapi dari kisah yang ada di Quran, saya rasa Yesus dan Isa AS adalah satu orang. Yesus adalah nama/penyebutan orang Romawi buat Isa anak Maryam. Saya sendiri tidak yakin bahwa yang ditangkap orang Romawi itu Isa atau Yesus. Saya menduga itu orang lain. Tapi itu tidak membuat saya beranggapan bahwa Yesus tidak sama dengan Isa. Saya yakin umat Kristen itu melihat Yesus bukan hanya Yesus pada periode pasca penangkapan dan penyaliban. Tapi yang mereka lihat sebagai Yesus adalah Yesus yang lahir dari seorang perempuan suci (tanpa ayah) hingga Yesus yang disalib, dan dibangkitkan. Mungkin letak perbedaan umat Islam dan Kristen ada di peristiwa penyaliban ini. Kedua umat memiliki interpretasi yang berbeda mengenai siapa yang disalib. Umat Islam berkeyakinan bahwa bukan Isa (Yesus) yang disalib. Tapi umat Kristen sebaliknya beranggapan bahwa Isa lah yang disalib. Sebelum periode penyaliban, ada banyak “kesamaan” antara Yesus dan Isa yang diceritakan pada kita melalui kitab (Quran) dan juga Bible. Contoh: ada kisah di mana bayi Isa berbicara kepada manusia bahwa dia adalah utusan Allah, Isa yang menyembuhkan orang sakit dll.

Mengenai kelahiran Yesus yang bukan tanggal 25 Desember, saya juga pernah mendengar dan membaca hal ini. Tapi jika umat Kristiani meyakini hal tersebut, maka seyogyanya kita menghormati keyakinan mereka. Dan bagi saya yang Muslim, mengucapkan selamat hari raya Natal kepada saudara2 dan teman2 Nasrani tidak berarti saya meyakini ke-Ilahian Yesus atau Isa ataupun meyakini bahwa Yesus lahir tanggal 25. Saya hanya menghormati keyakinan mereka dan memberi selamat atas rasa suka cita yang mereka rasakan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: