jump to navigation

Idola Cilik November 25, 2008

Posted by anditoaja in Uncategorized.
trackback

Saat makan siang di warung sebelah kantor, aku melihat tayangan Idola Cilik di RCTI. Para kontestan mendendangkan lagu-lagu orang dewasa dengan sangat ekspresif. Aku menduga, mereka belum pernah mandi junub atau mimpi basah. Kalo ngompol seh mungkin sering.

Tapi aku akhirnya kecewa. Aku cuma menemukan kata ‘cinta’, ‘kehilangan’, dan makna-makna seputar percintaan, patah hati, putus, perceraian, dan perselingkuhan. Tidak ada kata ‘penis’, ‘vagina’, ‘paha’, ‘payudara’ dan organ-organ biologis lainnya. Padahal dalam pelajaran biologi (tentu di sekolah menengah) semua itu diajarkan. Sedangkan ‘cinta’ tidak dikenalkan di sekolah sama sekali. Keluarga dan sekolah pada umumnya hanya menerangkan apa itu kasih sayang.

Seharusnya pengelola Idola Cilik lebih jeli lagi. Setelah sukses menyusupkan lagu-lagu orang dewasa dalam pita suara anak-anak, masukkanlah pula lagu-lagu yang rada ngesex atau yang bertema semacam itu supaya ratingnya melonjak-lonjak tak karuan.

Bila anak-anak tersebut bisa dipercepat pola pikirnya, tentu kita tidak perlu orang-orang semacam kak seto, (alm) suryadi (pak kasur), tino sidin, pak raden, dll yang getol membedakan tontonan orang dewasa dan anak-anak. maklumlah mereka kan orang jadul, tidak tau berapa rupiah yang berputar dalam bisnis hiburan anak-anak tapi dewasa ini. lagipula mereka cari makan dari adanya anak-anak yang berpola pikir (juga) anak-anak. [andito]

Komentar»

1. Irsan - November 26, 2008

Hidup Andito!!! Untuk Orangtua Awasi anak-anak untuk nonton yang mendidik dan bermanfaat dong!! Kalau sebagai orangtua juga begitu donk, rajin2 lihat tulisan bang andito ya….Salut untuk Andito, dan selamat juga atas sudah diterbitkan buku Ideologinya Pak….

2. ressay - November 26, 2008

Bukan hanya idola cilik.

Tetapi juga Pildacil.

Anak kecil disuruh comat comot ayat Qur’an seenak penisnya sendiri.

Anak kecil disuruh menelan mentah-mentah ayat suci qur’an dan hadits Nabi tanpa pernah mereka ketahui apakah itu racun atau vitamin.

Anak kecil dipaksa untuk menceramahi orang tua.

sedari kecil telah dilatih untuk berbicara sampai berbusa-busa sehingga ketika besar, sulit bagi mereka untuk mendengarkan pembicaraan orang.

3. Reza aja - November 27, 2008

anggap aja mereka lagi belajar jadi calon2 artis besar hehehe

4. andre rizki lesmana - Desember 15, 2008

pertanyaan paling sederhana adalah….
adakah lagu anak yang diciptakan dalam kurun waktu 7 tahun terakhir ini?????
fenomena ini bukan semata kesalahan pembuat acara,yang namanya entertain pasti cari cara mendongkrak ratingnya….
jika saja pencipta lagu anak2 lebih kreatif lagi untuk menciptakan lagu anak2 tentu anak2 juga akan menyanyikan lagu itu….
pada dasarnya semua kembali pada keluarga….jika dalam keluarga dalam hal ini orang tua bisa lebih “CERDAS” dalam membimbing putra-putri mereka pastilah idola cilik gak akan laku…
yang terpenting dari kesemuanya adalah “SOLUSI” mulailah dari keluarga kita sendiri meskipun zaman sudah berubah tapi nilai2 tradisional masih harus dijaga,mau tidak mau kita tetap harus mengakui bahwa nilai2 tradisional-lah yang membuat kita tetap terjaga samapai saat ini…..
salam…YAKUSA

5. namreh - Januari 1, 2009

inilah era informasi dan kapitalisme. TV swasta cuma menghitung untung, rating, iklan tan memikirkan aspek psikologis pada anak anak kita. Inilah acara untuk anak anak dengan “software” untuk orang tua/dewasa. Mudah mudahan Komisi Perlindungan Anak peduli thd masalah ini. Gak cuman peduli pada masalah Syeh Puji saja he…he…

ray - Februari 6, 2010

klu km suka nonton idola cilik gak


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: