jump to navigation

Seatbelt Februari 14, 2008

Posted by anditoaja in Sosial.
trackback

seatbelt_jpg.jpg 

Rabu 13 Feb 2008, jam 22 wib, di daerah Kebayoran Baru 

Setelah nongkrong di Pondok Indah, aku dan teman2 pergi ke Burger and Grill di Gandaria Tengah.

Salah seorang teman yang duduk di depan ditegur karena lupa mengenakan seatbelt. Dijelaskan, denda tidak memasang seatbelt adalah 1 juta. Kalau lagi sial, bisa keluar uang 100 ribu untuk uang damai daripada ribet mengurus surat tilang.  

Temanku beralasan, “Ah, tidak kelihatan orang, kok.”

Teman lain langsung membalas, “Memangnya situ berani sama polisi? Kalau udah disemprit, bisa kena 200 ribu lo. Hukuman polisi langsung terasa di dunia. Sedangkan dosa kepada Tuhan tidak perlu keluar uang, bisa diganti dengan tobat, sedekah atau amal saleh. Hayo, lebih takut sama siapa, polisi atau Tuhan?”

Wah, aku lebih takut polisi!” ia buru-buru memasang seatbelt.

Jadi, Fasten your seatbelt! Ini tidak ada hubungan dengan ikhlas gak ikhlas. Tapi hukuman polisi jelas lebih menakutkan dan terasa daripada hukuman Tuhan. []

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: