Ahlulkitab April 15, 2008
Posted by anditoaja in Agama.2 comments
Setiap sistem keyakinan mempunyai pengalaman historis sendiri-sendiri yang belum tentu terdokumentasi dan ditransmisi dengan baik ke generasi selanjutnya atau ke wilayah publik.
Dalam struktur masyarakat feodal, hanya kelas mapan yang berkapital tebal sajalah yang memungkinkan melestarikan semua ajaran nenek moyangnya dalam bentuk teks. Kalangan jelata hanya bisa mewariskan budaya lisan. (more…)
Perempuan dan Perburuhan April 8, 2008
Posted by anditoaja in Perempuan.3 comments

Apa itu perempuan?
Sebuah organisme yang berbeda dengan jenis lainnya, yaitu laki-laki, yang mempunyai ciri pembeda pada aktivitas reproduksi, yaitu hamil dan melahirkan, yang bisa disebut sebagai perbedaan kodrati.
Kecuali masalah reproduksi, tidak ada perbedaan signifikan dalam dimensi intelektual, spiritual, dan emosional antara laki-laki dan perempuan. Pada wilayah abstrak ini, kemampuan jenis perempuan dan laki-laki adalah sama. Untuk pintar hanya mensyaratkan kerajinan dan ketekunan. Untuk menjadi spiritualis, hanya membutuhkan perenungan dan refleksi yang mendalam tentang kuasa dan kebesaran Tuhan. Untuk mempunyai emosi yang stabil hanya membutuhkan empati dan interaksi intens dengan lingkungan sekitar. (more…)
Muhammad April 7, 2008
Posted by anditoaja in Agama.3 comments
Bagaimanakah posisi Nabi Muhammad saw di hadapan kita?
Rasulullah itu seperti matahari. Energinya menyedot segala sesuatu di sekitarnya. Karena kadar penerima cahaya yang beragam, maka penyaksian dan penerimaan mereka tentang Rasulullah pun berbeda.
Tidak heran bila ada umat yang melihatnya hanya sebagai seorang pemimpin suku, atau manajer perusahaan, atau presiden. Tetapi ada juga yang menganggapnya sebagai penggembala ternak belaka atau teman biasa. Dan semua itu tersimpul dari beragam dialog antara mereka dengan Rasulullah. (more…)
Fitna April 4, 2008
Posted by anditoaja in Agama.8 comments
Tayangan film “Fitna” di situs Youtube merobek kembali hubungan antar komunitas beragama yang seharusnya bisa berjalan dengan penuh saling pengertian. Masih banyak agenda kemanusiaan yang bisa dijadikan titik temu kerjasama antarumat beragama daripada menguliti agama lain dengan tatapan syak wasangka. (more…)
Poligami April 4, 2008
Posted by anditoaja in Sosial.5 comments
Dalam film “Ayat-Ayat Cinta” dikisahkan Aisha meminta Fahri menikahi Maria setelah ia membaca diary Maria, yang ternyata sangat mencintai Fahri. Ada beberapa pertanyaan yang bisa kita ajukan:
Seandainya diary Maria hanyalah tulisan-tulisan romansa, tanpa bumbu derita cinta, apakah Aisha akan meminta Fahri meminang Maria?
Jawab: Tentu tidak. Malah Aisha akan menyikapinya dengan sinis. Atau juga ditanggapi dengan penuh kemenangan. “Kamu hanya bisa jadi tetangganya meskipun kamu sogok dia dengan segala macam barang dan perhatian. Tapi aku cukup tunjukkan diri jaim dan buka sedikit tirai kecantikanku, maka Fahri sudah kelepak-kelepak di tratoar.” (more…)
Taaruf April 2, 2008
Posted by anditoaja in Sosial.21 comments
Tidak ada pacaran dalam Islam. Itu inti dialog Fahri dengan teman-temannya tentang pendamping hidup di film “Ayat-Ayat Cinta”. Beberapa adegan lain di film itu juga mengeksplisitkan hal ini. Dijelaskan, Islam sangat menjaga hubungan laki-laki dan perempuan yang tidak muhrim atau terikat tali pernikahan. Bila kita tertarik dengan seseorang, maka langkah yang dilakukan adalah taaruf (perkenalan), khitbah (lamaran), dan nikah. Benarkah? (more…)
Pukulan April 1, 2008
Posted by anditoaja in Sosial.8 comments
Dalam Ayat-Ayat Cinta ada adegan wawancara antara Fahri dan perempuan jurnalis Amerika. Fahri mengklarifikasi opini bahwa Islam melegalisasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berkembang di masyarakat Barat.
Kata Fahri, istri baru boleh dipukul di tahap ketiga dalam sebuah konflik rumah tangga, meskipun dengan beberapa syarat pendahuluan seperti dialog dan pisah ranjang. Fahri meneruskan bahwa pukulan tidak boleh ke wajah dan tidak boleh disertai semangat membunuh. Kemudian Fahri mengutip ayat suci sebagai referensinya. (more…)
[re]kaya[sa] ayat-ayat cinta Maret 28, 2008
Posted by anditoaja in Sosial.7 comments
Akhirnya aku menggenapi jutaan penonton film “Ayat-Ayat Cinta”. Kamis malam tadi aku menemani kedua orangtuaku menonton sinema anyar besutan Hanung Bramantyo ini di Jakarta Theater. Karena ini adalah tayangan yang ke sekian minggu, maka isi bioskop tidak seheboh berita-berita awal film ini ditayangkan. Meskipun tetap saja hanya menyisakan beberapa belas kursi kosong.
Ini film bagus, terlepas dari banyaknya adegan indoor yang menampilkan kesan kumuh (Jakarta jauh lebih indah dan mewah dibanding Kairo) dan pemainnya yang lebih mengindonesia daripada mengarab (diperkuat dengan bahasa percakapannya).
Ada beberapa adegan dalam film itu yang ingin aku komentari dan gugat, yaitu tentang: 1] Fahri berkata kepada jurnalis Amerika bahwa Islam membolehkan suami memukul Istri; 2] Taaruf Fahri kepada Aisha, sebagai solusi karena Islam tidak mengenal pacaran; 3] Aisha meminta Fahri menikahi Maria setelah ia membaca diary Maria. Ketiga hal ini akan kutulis dalam 3 tulisan terpisah.
Inti dari semua itu adalah ada upaya sistematis secara sadar maupun tidak di Ayat-Ayat Cinta untuk memperkuat subordinasi perempuan di ranah sosial atas nama agama. Bagiku ini rekayasa ayat. [andito]
Pancasila Maret 28, 2008
Posted by anditoaja in Politik.1 comment so far
Setiap komunitas mempunyai tradisi dan budaya yang berasal dari konstruksi keagamaan dan keyakinan mereka. Bila dirunut, keyakinan tersebut akan bermuara pada nilai-nilai universal yang berciri-ciri transenden pada Sang Mahakuasa, humanis pada sesama manusia, empatik dan kasih sayang pada setiap makhluk-Nya.Pancasila adalah ekstraksi seluruh nilai-nilai universal yang mengendap dan bertransformasi dalam kebudayaan lokal Nusantara. Pancasila meneguhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan harmonis, majemuk, dan plural antar sesama manusia di bumi Nusantara.
Dengan demikian, membela Pancasila adalah membela ekstraksi nilai-nilai luhur tersebut, membela nilai-nilai agama dan lembaga keyakinan itu sendiri. Membela Pancasila demi kelangsungan kedamaian sesama makhluk Sang Pencipta adalah tugas suci, niscaya mendapatkan ganjaran dan keselamatan.[andito]
Jongos Maret 25, 2008
Posted by anditoaja in Sosial.1 comment so far
Banggakah anda berfoto dengan jongos? Anda berkunjung ke sebuah rumah bermaksud menemui tuan rumah untuk sebuah urusan. Yang menerima adalah pekerja rumah tangga, anda bisa sebut babu, pelayan, jongos, batur atau istilah yang lain. Untuk tulisan ini, aku menyebutnya jongos.
Jangankan masuk ke rumah memberitahu tuan rumah, jongos itu malah mengajak anda ngobrol berlama-lama, memperlakukan anda serasa rekan seprofesi dan sepermainan. Ia bertanya ini itu kepada anda dari hal umum sampai ke masalah pribadi. Apa yang anda rasakan? Pastilah bukan sekadar dongkol atau tiba-tiba merasa ambeien. Nafsunya malah mau menjitak kepala jongos itu. Berani sekali dia bicara seenak udelnya kepada mitra tuan rumahnya? (more…)
