<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk andito aja</title>
	<atom:link href="http://anditoaja.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anditoaja.wordpress.com</link>
	<description>akumulasi manifestasi basi</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Dec 2009 05:32:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Pekerjaan Lim oleh nasir</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/03/16/pekerjaan-lim/#comment-546</link>
		<dc:creator>nasir</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 05:32:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=287#comment-546</guid>
		<description>oh mas lim .mungkin aku jga senasib dengan mas lim, aku jga hari ini kerja di suatu lembaga swasta bahaa inggris kata kan lah les gitu, aku seorang pengajar, aku mulai berkerja disana sejak aku masih semester 3, pertama mang aku belajar bahasa inggris di sana dan akkhirnya di minta tuk tinggal di tempat tu sambil mengantikan guru yang berhalangan masuk, dan finally aku jadi guru benaran, sampai sekarang aku juga masih kerja disana, mang aku di fasilitas dengan rumah alhadlliah gaji nya juga 2.5 juta,tp persoalan nya sekarang aku kepingin jadi pegawai negeri dengan ikut tes tp beliau bos tau dan menawarkan kepada ku ikut tes akan di pecat,sungguh zalim juga tu.hingga aku gak ikut tes karena aku pikir tes belum tentu lulus tapi kerja ini dah jelas, tp ya kek gitu selalu hidupnya, mungkin tuk sekarang aku ikuti aja kemauan bos sambil aku persiapkan diri ku bisa mandiri sendiri gak terikat dengan bos.takk ada peubahan kalo kita kerja ma orang lain ,kecuali kita buka sendiri baik kecil maupu besar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oh mas lim .mungkin aku jga senasib dengan mas lim, aku jga hari ini kerja di suatu lembaga swasta bahaa inggris kata kan lah les gitu, aku seorang pengajar, aku mulai berkerja disana sejak aku masih semester 3, pertama mang aku belajar bahasa inggris di sana dan akkhirnya di minta tuk tinggal di tempat tu sambil mengantikan guru yang berhalangan masuk, dan finally aku jadi guru benaran, sampai sekarang aku juga masih kerja disana, mang aku di fasilitas dengan rumah alhadlliah gaji nya juga 2.5 juta,tp persoalan nya sekarang aku kepingin jadi pegawai negeri dengan ikut tes tp beliau bos tau dan menawarkan kepada ku ikut tes akan di pecat,sungguh zalim juga tu.hingga aku gak ikut tes karena aku pikir tes belum tentu lulus tapi kerja ini dah jelas, tp ya kek gitu selalu hidupnya, mungkin tuk sekarang aku ikuti aja kemauan bos sambil aku persiapkan diri ku bisa mandiri sendiri gak terikat dengan bos.takk ada peubahan kalo kita kerja ma orang lain ,kecuali kita buka sendiri baik kecil maupu besar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rekonstruksi Ideologi Cak Nur di HMI oleh hum</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/02/05/rekonstruksi-ideologi-cak-nur-di-hmi/#comment-545</link>
		<dc:creator>hum</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 15:40:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=246#comment-545</guid>
		<description>Jujur saya akui, NDP merupakan ruh bagi HMI,.
jika diijinkan untuk mengomentari, saya setuju... 
sudah saatnya NDP mulai di rekonstruksi,.. 
&quot;Tidak ada nilai praksis yang melekat pada kader pasca LK baik I, II, III&quot;
karena Nilai Dasar itu bukan sekedar wacana tapi aktualisasi Nilai.

bahkan dalam pandangan ekstrim: 
&quot;KENAPA TIDAK DI DEKONSTRUKSI AJA&quot; 
kita mulai hancurkan konsep lama NDP 
ambil sisa-sisa puing reruntuhan nilai yang baik
modifikasi tanpa logosentrisme..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jujur saya akui, NDP merupakan ruh bagi HMI,.<br />
jika diijinkan untuk mengomentari, saya setuju&#8230;<br />
sudah saatnya NDP mulai di rekonstruksi,..<br />
&#8220;Tidak ada nilai praksis yang melekat pada kader pasca LK baik I, II, III&#8221;<br />
karena Nilai Dasar itu bukan sekedar wacana tapi aktualisasi Nilai.</p>
<p>bahkan dalam pandangan ekstrim:<br />
&#8220;KENAPA TIDAK DI DEKONSTRUKSI AJA&#8221;<br />
kita mulai hancurkan konsep lama NDP<br />
ambil sisa-sisa puing reruntuhan nilai yang baik<br />
modifikasi tanpa logosentrisme..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Astrid Darmawan: Jadilah Manifestasi-Nya yang Sempurna oleh andy indrama</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2008/12/24/astrid-darmawan-jadilah-manifestasi-nya-yang-sempurna/#comment-544</link>
		<dc:creator>andy indrama</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 11:13:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=182#comment-544</guid>
		<description>Jarang seseorang dengan lugas menyatakan cita-cita menjadi Wali Allah, apalagi wanita.  Saya baru membaca pernyataan itu dari seorang Astrid Darmawan....dalam salah satu wawancaranya,dan itu suatu yang patut direnungkan...
Menimbang bahwa lebih mudah bertemu Allah dari pada bertemu WaliNya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jarang seseorang dengan lugas menyatakan cita-cita menjadi Wali Allah, apalagi wanita.  Saya baru membaca pernyataan itu dari seorang Astrid Darmawan&#8230;.dalam salah satu wawancaranya,dan itu suatu yang patut direnungkan&#8230;<br />
Menimbang bahwa lebih mudah bertemu Allah dari pada bertemu WaliNya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Lia Eden oleh abdullah</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/03/18/lia-eden/#comment-543</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 08:01:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=292#comment-543</guid>
		<description>blog sampah, kenapa diperdulikan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>blog sampah, kenapa diperdulikan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Capres Independen oleh Hegi soegandi</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/02/18/capres-independen/#comment-542</link>
		<dc:creator>Hegi soegandi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 12:31:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=268#comment-542</guid>
		<description>Wilujeng wengi kang iwan fals,,,saya dari bandung,,kang kpan knser lagi ath,,pdahal sya pengen nglhat N mendngar lgu2 jadul ciptan kang iwan,,, apalagi yg oemar bakrie?wasalam kang</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wilujeng wengi kang iwan fals,,,saya dari bandung,,kang kpan knser lagi ath,,pdahal sya pengen nglhat N mendngar lgu2 jadul ciptan kang iwan,,, apalagi yg oemar bakrie?wasalam kang</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di About oleh endang jamaludin</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/about/#comment-541</link>
		<dc:creator>endang jamaludin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 06:05:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-541</guid>
		<description>Grand designe gerakan HMI dalam mengawal format pasca pemilu 2009

Pemahaman dan gerak ke arah implementasi nilai kejuangan HMI, akan membawa islam dan masyarakat indonesia untuk senantiasa memiliki gairah yang tidak akan pernah putus “ seperti sinar mentari yang tak pernah redup “. pada kualitas pemahaman inilah HMI sebagai wadah, dan kader sebagai penggerak kehidupan oganisasi menjadi tidak terpisahkan dengan realitas sosial.

Nilai kebangsaan epicetrum dinamikapertumbuhan suatu bangsa adalah organisasi. Sementara salah satu bentuk terbaik kemajuan adalah moderenisasi, yang merupakan pra kondisi menghadirkan dinamika baku dalam organisasi . HMI bersendikan vitalitas atas suatu usaha betapapun kecilnya sehingga segala potensi yang munkin ada dalam tubuh HMI dapat digalang secara efisien terpadu dan berkesinambungan.

Perembangan indonesia dalam sebuah proses yang mengarah pada negara moderen , peran serta HMI tidak bisa dinampikan apalagi dipandang sebelah mata . sebab HMI adalah organisasi perjuangan yang mampu mengisi setiap momentum perubahan sejarah bangsa ini. 

Sekarang bagaimana” grand designe gerakan HMI dalam mengawal format pasca pemilu 2009 “ menurut anda ??

Adakah HMI akan mendapat andil dalam momentum sejarah bangsa ini selanjutnya ? atau mati suri stagnan dengan perjuangannya ??
Kasih komentar, wacana atau analisis anda tentang hal ini..!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Grand designe gerakan HMI dalam mengawal format pasca pemilu 2009</p>
<p>Pemahaman dan gerak ke arah implementasi nilai kejuangan HMI, akan membawa islam dan masyarakat indonesia untuk senantiasa memiliki gairah yang tidak akan pernah putus “ seperti sinar mentari yang tak pernah redup “. pada kualitas pemahaman inilah HMI sebagai wadah, dan kader sebagai penggerak kehidupan oganisasi menjadi tidak terpisahkan dengan realitas sosial.</p>
<p>Nilai kebangsaan epicetrum dinamikapertumbuhan suatu bangsa adalah organisasi. Sementara salah satu bentuk terbaik kemajuan adalah moderenisasi, yang merupakan pra kondisi menghadirkan dinamika baku dalam organisasi . HMI bersendikan vitalitas atas suatu usaha betapapun kecilnya sehingga segala potensi yang munkin ada dalam tubuh HMI dapat digalang secara efisien terpadu dan berkesinambungan.</p>
<p>Perembangan indonesia dalam sebuah proses yang mengarah pada negara moderen , peran serta HMI tidak bisa dinampikan apalagi dipandang sebelah mata . sebab HMI adalah organisasi perjuangan yang mampu mengisi setiap momentum perubahan sejarah bangsa ini. </p>
<p>Sekarang bagaimana” grand designe gerakan HMI dalam mengawal format pasca pemilu 2009 “ menurut anda ??</p>
<p>Adakah HMI akan mendapat andil dalam momentum sejarah bangsa ini selanjutnya ? atau mati suri stagnan dengan perjuangannya ??<br />
Kasih komentar, wacana atau analisis anda tentang hal ini..!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Rekonstruksi Ideologi Cak Nur di HMI oleh Ahmad Baihaqie</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/02/05/rekonstruksi-ideologi-cak-nur-di-hmi/#comment-540</link>
		<dc:creator>Ahmad Baihaqie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 10:50:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=246#comment-540</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr. Wb
Salam kenal dari Ahamad Baihaqie_salah satu dari sekiaaaaaaaaan buanyak kader HmI didikan Ciputat.

Jujur,, semenjak saya ikut LK-1 sampai sekarang saya belum menegrti apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan dari Materi NDP tersebut. tapi saya tetap berusaha mencapai tujuan dari kegiatan LK-1 yaitu diharapkan pasca mengikutinya dapat :

1. Menjalankan ajaran islam dalam kesehariannya secara benar menurut syari&#039;at islam
2. Mampu meningkatkan prestasi secara akademis 
3. Kesadaran dan tanggung jawab terhadap ummat 
4. Kesadaran berorganisasi

Menurut yang saya lihat, memang point ke-4 Kesadaran berorganisasi (&quot;Politik Praktis Kampus&quot;) ini terkadang jadi tujuan yang lebih diprioritaskan, padahal ketika saya berdiskusi dengan para senior mereka selalu menyarankan mahasiswa untuk lebih fokus pada pengembangan diri  semisal meningkatkan intelektualitas.

Maaf sebelumnya saya nulisnya keluar dari konteks NDP yang sedang kawan-kawan, kanda n&#039; yunda bicarakan,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr. Wb<br />
Salam kenal dari Ahamad Baihaqie_salah satu dari sekiaaaaaaaaan buanyak kader HmI didikan Ciputat.</p>
<p>Jujur,, semenjak saya ikut LK-1 sampai sekarang saya belum menegrti apa sebenarnya pesan yang ingin disampaikan dari Materi NDP tersebut. tapi saya tetap berusaha mencapai tujuan dari kegiatan LK-1 yaitu diharapkan pasca mengikutinya dapat :</p>
<p>1. Menjalankan ajaran islam dalam kesehariannya secara benar menurut syari&#8217;at islam<br />
2. Mampu meningkatkan prestasi secara akademis<br />
3. Kesadaran dan tanggung jawab terhadap ummat<br />
4. Kesadaran berorganisasi</p>
<p>Menurut yang saya lihat, memang point ke-4 Kesadaran berorganisasi (&#8220;Politik Praktis Kampus&#8221;) ini terkadang jadi tujuan yang lebih diprioritaskan, padahal ketika saya berdiskusi dengan para senior mereka selalu menyarankan mahasiswa untuk lebih fokus pada pengembangan diri  semisal meningkatkan intelektualitas.</p>
<p>Maaf sebelumnya saya nulisnya keluar dari konteks NDP yang sedang kawan-kawan, kanda n&#8217; yunda bicarakan,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Dilema Ideologisasi Serikat Pekerja oleh usang</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/06/04/dilema-ideologisasi-serikat-pekerja/#comment-539</link>
		<dc:creator>usang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 15:15:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=312#comment-539</guid>
		<description>benar sekali tulisan abang, itu memang realitas dan kita harus berbuat apa? ada orang beralasan untuk kondisinya yang seperti itu, katanya kalo dalam ilmu kungfu ada teknik melawan dengan menggunakan energi lawan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>benar sekali tulisan abang, itu memang realitas dan kita harus berbuat apa? ada orang beralasan untuk kondisinya yang seperti itu, katanya kalo dalam ilmu kungfu ada teknik melawan dengan menggunakan energi lawan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Astrid Darmawan: Jadilah Manifestasi-Nya yang Sempurna oleh just ordinary mom</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2008/12/24/astrid-darmawan-jadilah-manifestasi-nya-yang-sempurna/#comment-538</link>
		<dc:creator>just ordinary mom</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 09:07:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=182#comment-538</guid>
		<description>saluut, 
Subhanallah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saluut,<br />
Subhanallah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Psikologi Agama, Pentingkah?* oleh hasan mawardi</title>
		<link>http://anditoaja.wordpress.com/2009/01/05/psikologi-agama-pentingkah/#comment-537</link>
		<dc:creator>hasan mawardi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 08:36:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://anditoaja.wordpress.com/?p=203#comment-537</guid>
		<description>bukan Membongkar arogansi psikologi modern, kan Psikologi Agama juga masih anak cucu psikologi modern.
memang sekarang g` ada pilihan bagi para psikolog modern -yg Barat dan ateis itu- untuk tidak mempelajari agama. mereka berkepentingan besar krn nyatanya keyakinan apapun itu (agama) berperan besar /menentukan perilaku (personal atau kelompok).   
agamawan juga punya kepentingan sama, agara jualan (pesan2 agama) mereka laku, yaaa mau tidak mau harus melihat kondisi psikologis pembelinya (umat).
untuk kasus Indonesia yg adem ayem, dimensi agama yg bakal ters laku keras di pasaran adalah dimensi konsekuensial dan spiritual, sementara dimensi intelektual agama -yg perlu menguras otak) agak sedikit dilirik orang.
coba lihat tema2 buku keislaman yg laku di pasaran, &quot;Temanya yg agak2 renyah dong, jgn yg serius2&quot;, kata seorang manager penerbit kepada saya.
kayaknya para calon Ustadz di pesantren atau calon2 sarjana agama perlu memperdalam disiplin ilmu yg satu ini, biar g` salah sasaran menyampaikan pesan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bukan Membongkar arogansi psikologi modern, kan Psikologi Agama juga masih anak cucu psikologi modern.<br />
memang sekarang g` ada pilihan bagi para psikolog modern -yg Barat dan ateis itu- untuk tidak mempelajari agama. mereka berkepentingan besar krn nyatanya keyakinan apapun itu (agama) berperan besar /menentukan perilaku (personal atau kelompok).<br />
agamawan juga punya kepentingan sama, agara jualan (pesan2 agama) mereka laku, yaaa mau tidak mau harus melihat kondisi psikologis pembelinya (umat).<br />
untuk kasus Indonesia yg adem ayem, dimensi agama yg bakal ters laku keras di pasaran adalah dimensi konsekuensial dan spiritual, sementara dimensi intelektual agama -yg perlu menguras otak) agak sedikit dilirik orang.<br />
coba lihat tema2 buku keislaman yg laku di pasaran, &#8220;Temanya yg agak2 renyah dong, jgn yg serius2&#8243;, kata seorang manager penerbit kepada saya.<br />
kayaknya para calon Ustadz di pesantren atau calon2 sarjana agama perlu memperdalam disiplin ilmu yg satu ini, biar g` salah sasaran menyampaikan pesan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
